Sejarah
Narasi
Sejarah Desa
Desa Sita merupakan salah satu desa di Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur, yang dikenal memiliki potensi di bidang pertanian, khususnya tanaman perdagangan. Desa ini terbentuk pada tahun 1966, berawal dari wilayah Desa Gaya Lama yang meliputi Kampung Sita hingga Kampung Bondo. Nama Desa Sita diambil dari pohon kayu Sita yang tumbuh di wilayah Kampung Sita dan menjadi ciri khas daerah tersebut. Seiring perkembangan wilayah, pada tahun 2011 Desa Sita dimekarkan menjadi dua desa, yaitu Desa Sita dan Desa Watu Mori. Selanjutnya, pada tahun 2012 Kecamatan Borong dimekarkan menjadi Kecamatan Borong dan Kecamatan Rana Mese, sehingga Desa Sita secara administratif menjadi bagian dari Kecamatan Rana Mese. Sejak berdiri hingga saat ini, Desa Sita telah mengalami delapan kali pergantian kepemimpinan, dimulai dari Matheus Mamput (1966–1971), Petrus Amput (1971–1981), Mateus Mamput (1981–1999), Alek Papus (1999–2007), Yusuf Mamnum (2007–2013), Dominggus Malung (2013–2019), Siprianus Jemarus Lahut (2019–2020), dan sejak tahun 2021 dipimpin oleh Penjabat Kepala Desa Stephanus Blasius Rugu melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW). Perjalanan sejarah tersebut menjadi bagian penting dalam perkembangan Desa Sita menuju desa yang terus berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.
Kepemimpinan
Daftar Kepala Desa
1966 – 1971
Matheus Mamput
1971 – 1981
Petrus Amput
1981 – 1999
Mateus Mamput
1999 – 2007
Alek Papus
2007 – 2013
Yusuf Mamnum
2013 – 2019
Dominggus Malung
2019 – 2020
Siprianus Jemarus Lahut
2021 – Sekarang
Stephanus Blasius Rugu
Penjabat Antar Waktu (PAW)